Kamis, 01 September 2016

Sepeda Baru: Polygon Helios C5 (2016)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Akhirnya aku nge-blog lagi. Tapi sebelum cerita, aku bakal ngasih tau kalo akan ada versi Bahasa Indonesia untuk post sebelumnya, yang full English. Jadi ditunggu aja okay? Karena di SMA ini ternyata banyak tugas nomplok, dan saya anak IPA :') jadi harus strong dah intinya.

Oke, setelah satu minggu mikir-mikir buat beli road bike, saya sudah cek semua merknya, spesifikasinya, harganya, garansinya, dan masih banyak lagi, akhirnya pilihan saya jatuh kepada lightweight alloy frame endurance series dari Sidoarjo,Polygon Helios C5. Alasannya... pertama, harga terjangkau dibanding Helios C6 (Helios C6 Rp18,000,000.00 dan Helios C5 Rp12,000,000.00) dengan spesifikasi yang lebih di bagian groupset, yaitu 11 speed, sedangkan Helios C6 mentok di 10 speed. Kedua, aluminium yang dipakai untuk full bike nya memiliki berat total cuma 10 kilogram. Walaupun, masih kalah sih untuk soal bobot sama A6 punya temen saya, Rifqy Daffandi, seengaknya performa lebih kerasa waktu pakai sepeda ini. Ketiga, warna pas banget sama jersey Sidi saya (apaan coba :D), modelnya keren, bodynya bikin ketagihan untuk terus makai sepeda ini, bahkan walau pun cuma ke Alfamart depan Kompleks Setra Dago.

Dari segi spesifikasi, mungkin akan "sedikit" terlihat (dan terdengar) tidak istimewa, Frame Polygon Helios C5 ALX Lightweight Alloy. Yang agak istimewanya, kabel untuk akses ke Front Derailleur dan Rear Derailleur serta rem belakang masuk ke dalam frame, jadi ga kelihatan acak-acakan dan aerodynamic juga jadinya. Fork Polygon ACX Advanced Carbon, wheelsets Shimano RS01 Clincher, ban Schwalbe Lugano, groupset Shimano 105 2x11 speed, saddle Entity, headset FSA, dropbar Entity Expert, stem Entity.* Untuk pedal saya pakai Shimano 105, disandingkan dengan sepatu Shimano R010 road yang super duper nyaman dipakai. Speedometer, karena saya sudah belajar dari pengalaman, akhirnya dipilihlah CatEye Padrone, speedometer sepeda dengan ukuran terbesar di dunia (cenah mah).

Itu dari spesifikasi. Dari kenyamanan, ini udah nyaman dipakai untuk jarak jauh dan tanjakan. Lalu untuk kebut-kebutan, maksudnya untuk mengejar top speed dan average, bukan ngebut ugal-ugalan, udah responsif banget dan mantap walaupun lagi-lagi kalah dengan Helios A6 ke atas. Helios A adalah seri race performance, di desain untuk kompetisi atau balapan, sedangkan Helios C adalah seri endurance, di desain untuk ketahanan saat bersepeda berjam-jam.

Oke sekian kira-kira tulisan saya tentang sepeda baru. Di tunggu selalu post dari saya okay?;)
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh






*spesifikasi mungkin akan berubah